Keanekaragaaman Hayati
Keanekaragman Hayati dengan pengalaman
Lebih dari 5 tahun.
serta pembuatan laporan compliance untuk DLH dan KLHK
Biasanya pemantauan limbah cair, badan air, maupun udara serta K3.
Dokumen Lingkungan
Environmental Research and Document Development (ERDD) merupakan salah satu divisi kerja di PT. Properindo Enviro Tech yang memiliki tugas untuk melakukan riset dan pengembangan dokumen kajian lingkungan dan dokumen penunjang untuk penyusunan PROPER industri.
Divisi ERDD memiliki beberapa fokus pekerjaan audit lapangan seperti audit energi dan audit air, pekerjaan pendampingan klien seperti pendampingan penyusunan paten, pendampingan sertifikasi green building, pekerjaan penyusunan kajian seperti kajian lingkungan, penyusunan buku ISBN, kajian cerobong, pekerjaan pemantauan keanekaragaman hayati di alam seperti monitoring keanekargaman hayati, pembuatan biodiversity action plan, dan pembuatan baseline keanekaragaman hayati.
Jenis Pekerjaan
Audit Air
Audit air dilakukan untuk mengetahui performa penggunaan air industri, sekaligus memahami proses yang terjadi di lapangan untuk merumuskan program-program yang bisa dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air industri. Selain untuk efisiensi air, kegiatan audit air juga dilakukan untuk mengetahui performa pengolahan air limbah dan merumuskan program-program penurunan beban pencemar air limbah. Kegiatan audit air juga diperlukan oleh industri dalam memperoleh nilai PROPER dalam aspek efisiensi air dan penurunan air limbah.
Audit Energi
Proses manajemen energi yang efektif haruslah berdasarkan pada tujuan yang telah ditetapkan dan harus diuraikan secara rinci tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Pencapaian tujuan energi yang telah dirumuskan pada kegiatan manajemen energi harus terukur. Kegiatan yang digunakan untuk mengukur dan menilai tingkat penggunaan energi suatu sistem proses di dalam industri dinamakan audit energi. Kegiatan manajemen energi dan audit energi dilakukan dengan dasar acuan ISO 50001 dan 50002.
Pemantauan Keanekaragaman Hayati
Seiring berjalannya waktu, kegiatan industri dengan prinsip berkelanjutan seringkali dikaitkan dengan bagaimana perusahaan mengelola sumber daya alam maupun sumber daya hayati di lingkungan perusahaan. Kegiatan pengelolaan sumber daya hayati berfungsi untuk melestarikan sumber daya hayati baik flora maupun fauna yang ada agar tidak terganggu oleh kegiatan yang dilakukan oleh industri tersebut. Proses pengelolaan sumber daya hayati selalu disertai dengan kegiatan pemantauan keanekaragaman hayati baik untuk pembuatan baseline data, maupun untuk memonitor secara berkala kondisi keanekaragaman hayati di area konservasi tersebut.
Green Building
Bangunan Hijau (Green Building) adalah istilah yang mengacu pada konteks arsitektur dan konstruksi bangunan yang menerapkan prinsip ramah lingkungan, perencanaan, pembangunan, sampai pembiayaan. Penerapan konsep ini dapat mengurangi penggunaan sumber daya air karena bangunan hijau sangat menekankan pada efisiensi pemakaiannya serta menciptakan kualitas udara yang lebih baik karena memiliki lebih banyak ruang hijau terbuka dibandingkan bangunan biasa.
Pengurusan Paten
Paten adalah hak eksklusif inventor atas invensi di bidang teknologi untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakan invensinya. Invensi adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi, dapat berupa produk atau proses atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.
kajian Lingkungan
Suatu proses dari industri selalu memiliki dampak kepada lingkungan dengan adanya emisi yang ditimbulkan ke air, udara, maupun tanah. Pengelolaan emisi atau limbah yang dihasilkan oleh perusahaan dilakukan dengan suatu sistem pengelolaan, namun meskipun demikian, kegiatan penambahan, modifikasi, maupun adanya perubahan oleh faktor eksternal dapat memengaruhi hasil dari pengelolaan yang telah dilakukan sehingga tidak dapat mencapai baku mutu yang telah ditetapkan.
Modelling Lingkungan
Pemodelan (modelling) lingkungan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memahami kondisi yang terjadi di lapangan dengan melakukan simulasi proses lingkungan yang terjadi melalui perangkat lunak dengan menggunakan data-data yang diambil secara primer (langsung) maupun sekunder (data riwayat pengukuran) untuk menghitung dan memperkirakan bagaimana proses lingkungan akan terjadi di lapangan. Kegiatan pemodelan lingkungan perlu dilakukan untuk memahami bagaimana proses dan seberapa luas persebaran suatu pencemaran lingkungan dapat terjadi. Kegiatan pemodelan lingkungan juga seringkali dipakai sebagai data tambahan untuk proses kajian lingkungan maupun kegiatan pengajuan perizinan lingkungan.
Persetujuan Teknis (PERTEK)
Persetujuan Teknis merupakan Persetujuan dari Pemerintah atau Pemerintah daerah berupa ketentuan mengenai Standar Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan/atau Analisis Mengenai Dampak Lalu Lintas Usaha dan/atau kegiatan sesuai peraturan perundang-undangan. Dokumen Kajian Teknis merupakan kelengkapan untuk memperoleh Sertifikat Kelayakan Operasional (SLO). Definisi tersebut dijelaskan dalam Pasal 1 (93) Peraturan Pemerintah No.22 Tahun 2021. Sertifikat Kelayakan Operasional (SLO) adalah surat yang memuat pernyataan pemenuhan mengenai Standar Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Usaha dan/atau kegiatan sesuai peraturan perundang-undangan.
Penyusunan Buku ISBN
Penyusunan buku ISBN dilakukan untuk mempublikasikan capaian-capaian maupun program lingkungan yang telah dilakukan oleh perusahaan dimana buku ISBN akan didaftarkan dan terpublikasi di International Standard Book Numberd Book Number (ISBN).
Penyusunan Buku ISBN terdiri dari 3 macam. Buku ISBN sumber daya alam (SDA) meliputi ringkasan dari program aspek SDA yang berisi aspek Energi, Emisi, Limbah B3, Limbah Non B3, Air dan Air Limbah. Buku ISBN perlindungan keanekaragaman hayati (KEHATI) berisi data flora dan fauna dan program lingkungan keanekaragaman hayati di wilayah konservasi perusahaan. Buku ISBN community development (COMDEV) berisi capaian-capaian program COMDEV perusahaan.
Penyusunan buku ISBN juga berfungsi sebagai bentuk branding dan publikasi mengenai kontribusi perusahaan kepada masyarakat terkait program yang telah dilaksanakan perusahaan.
Pemantauan RKL-RPL
Pemantauan dan pelaporan RKL-RPL atau disebut juga Laporan Pemantauan Lingkungan merupakan dokumen public yang harus disampaikan secara periodik setiap 6 bulan sekali oleh perusahaan kepada instansi lingkungan pada wilayah yang terkait dengan aktivitas operasional perusahaan. Laporan pemantauan lingkungan RKL-RPL merupakan bentuk pertanggungjawaban perusahaan dalam melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan, bukti hukum, dan infromasi bagi maysrakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya.
Penyusunan UKL-UPL
Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup, yang selanjutnya disebut UKL-UPL, merupakan sebuah upaya pengelolaan dan pemantauan terhadap Usaha dan/atau Kegiatan yang tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan Usaha dan/atau Kegiatan. (Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 Tentang Izin Lingkungan). Kegiatan yang tidak wajib menyusun AMDAL tetap harus melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan. Kewajiban UKL-UPL diberlakukan bagi kegiatan yang tidak diwajibkan menyusun AMDAL dan dampak kegiatan mudah dikelola dengan teknologi yang tersedia.
Penyusunan UKL-UPL merupakan perangkat pengelolaan lingkungan hidup untuk pengambilan keputusan dan dasar untuk menerbitkan izin melakukan usaha dan atau kegiatan. Dokumen UKL-UPL dibuat pada fase perencanaan proyek sebagai kelengkapan dalam memperoleh perizinan. UKL-UPL diwajibkan pula bagi usaha dan/atau kegiatan yang telah berjalan namun belum memiliki UKL-UPL. Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan dibuat untuk proyek-proyek yang dampak lingkungannya dapat diatasi, skala pengendaliannya kecil dan tidak kompleks. UKL-UPL dinyatakan berlaku sepanjang usaha dan/atau kegiatan tidak melakukan perubahan lokasi, desain, proses, bahan baku dan/atau bahan penolong. UKL-UPL yang telah dinyatakan sesuai dengan isian formulir atau layak, maka dinyatakan kadaluarsa apabila usaha dan/atau kegiatan tidak dilaksanakan dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak rekomendasi atas UKL-UPL.
Kajian Cerobong
Kajian cerobong merupakan kegiatan yang dilakukan untuk melakukan verifikasi peletakan titik sampling manual dan CEMS. Terdapat dua metode pengerjaan verifikasi titik sampling manual maupun CEMS yaitu dengan melakukan simulasi menggunakan data sekunder untuk mengetahui pola persebaran udara di dalam cerobong dan melakukan analisis kesesuaian terhadap peraturan yang berlaku sesuai kondisi perusahaan. Kegiatan kajian cerobong selain dapat digunakan untuk verifikasi peletakan titik sampling juga dapat dilakukan rekomendasi peletakan titik sampling yang representatif sesuai dengan hasil simulasi yang dilakukan.
Baseline Keanekaragaman Hayati
Pelaksanaan kegiatan pemantauan baseline keanekaragaman hayati di perusahaan dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi awal dari status flora dan fauna di area perusahaan sebelum adanya program-program terkait konservasi flora dan fauna. Pada umumnya kegiatan baseline akan memunculkan rekomendasi program yang dapat diterapkan oleh perusahaan untuk meningkatkan status flora dan fauna di area konservasi milik perusahaan.
Biodiversity Action Plan (BAP)
Biodiversity Action Plan (BAP) merupakan suatu program yang optimalnya dilaksanakan sejak awal perusahaan terbentuk guna mengetahui kondisi awal flora dan fauna di area tersebut sebelum adanya aktivitas produksi dari perusahaan. BAP diakui secara internasional untuk menentukan rencana/tindakan yang dapat dilakukan untuk memitigasi dampak dan melestarikan/meningkatkan keanekaragaman hayati. Nantinya pada kajian BAP ini juga akan memunculkan rekomendasi-rekomendasi program secara spesifik dengan tahapan-tahapan yang detail sehingga nantinya dapat diterapkan oleh perusahaan guna meningkatkan kondisi flora dan fauna di area perusahaan.
Pemantauan Lingkungan
Pemantauan lingkungan adalah kegiatan monitoring lingkungan yang bertujuan untuk memenuhi persyaratan UKL – UPL perusahaan yang dilakukan secara berkala. Pemantauan dilakukan dengan cara pengambilan sampel air, emisi, ambien, kebisingan dan parameter lainnya. Output dari hasil pemantauan ini adalah laporan yang dikirimkan ke dinas DLH maupun KLHK terkait.
berikut perusahaan klien kami dibidang Pemantauan Lingkungan :
- Indonesia Power Tanjung Awar Awar
- Pertamina EP Asset 4 Cepu Field
- Medco EP Simenggaris
Apa yang anda dapatkan ?
Laporan Pelaporan
Laporan hasil pemantauan lingkungan siap kirim ke DLH dan KLHK.
Hasil Lab yang Kredibel
Kami bekerja sama dengan laboratorium terakreditasi KAN, sehingga hasil uji sampel teruji kebenaranya.
Pembaruan Berkala
Kami selalu terdepan dalam update peraturan perundang undangan yang berlaku terkait ketentuan ketentuan pemantauan lingkungan.
Pemantauan Keanekaragaman Hayati
pemantauan keanekaragaman hayati yang bertujuan untuk menghitung rona lingkungan awal atau baseline flora dan fauna dalam wilayah konservasi perusahaan. monitoring KEHATI ini dilakukan oleh professional akademisi dengan background Biologi serta memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun dibidang ini :
berikut perusahaan klien kami dibidang Pemantauan KEHATI :
- PT. Pertamina (Persero) MOR V Fuel Terminal Tuban
- PT. Pertamina EP Asset 1 – Field Rantau
- PT. PLN (persero) sektor Pembangkitan Punagaya PLTU Takalar
Apa yang anda dapatkan ?
Laporan Monitoring Keanekaragaman Hayati
Dapatkan laporan monitoring keanekaragaman hayati yang dilengkapi dengan perhitungan indeks dengan konten yang tepat.
File Excel Hasil Monitoring
File excel monitoring keanekaragaman hayati yang memudahkan dalam pembuatan enviden PROPER.
Foto Satwa dan Tumbuhan
Foto foto flora dan fauna yang dapat dijadikan enviden pelaporan aspek keanekaragaman hayati.
Kenapa harus memilih kami ?

Tim Profesional
Tim pemantauan keanekaragaman hayati kami memiliki pengalaman monitoring flora dan fauna dengan latar belakang biologi yang mumpuni.
Read More
Sesuai Kriteria PROPER
Laporan pemantauan keanekaragaman hayati yang kami buat menyesuaikan kebutuhan PROPER serta sustainability program konservasi perusahaan.
Read More
Rekomendasi
Dapatkan rekomendasi rekomendasi program program konservasi dari ahlinya yang telah diaplikasikan pada perusahaan-perusahaan.
Read More