Anda dapat melakukan konsultasi terkait pekerjaan yang anda butuhkan.
Era digitalisasi saat ini merubah kebiasaan dan cara pandang lama. Kesuksesan saat ini justru hadir dari kolaborasi, bukan melalui kompetisi. Kaum muda perlu membuka kesempatan sebesar-besarnya untuk melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak dan terus melakukan inovasi dibidang yang sedang dijalani.

Analisis Data Lingkungan
Merupakan salah satu divisi teknis bidang analisa dan asesmen data lingkungan di PT. Properindo Enviro Tech yang membawahi sub divisi Environmental Data Assessor (EDAs), Environmental Benchmark Analyst (EBA), Environmental SDGs Analyst (ESA), Carbon Mitigation Analyst (CMA) dan Environmental Report Quality Control (ERQC). Masing-masing sub divisi tersebut memiliki beberapa pekerjaan dengan laporan sebagai output nya. Laporan tersebut berfungsi sebagai eviden penunjang persyaratan pelaporan yang dibutuhkan dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).
Merupakan sub divisi EDA bidang teknis dalam menganalisa keakuratan, kebenaran, konsisten dan kelengkapan kualitas sumber data dan program pengelolaan lingkungan, serta mengintegrasikannya terhadap hasil evaluasi siklus hidup produk atau life cycle assessment dengan pendekatan ruang lingkup. Output dari sub divisi EDAs adalah Laporan Verifikasi Data Kinerja dan Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan dan Laporan Verifikasi Integrasi Data Kinerja dan Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan.
Verifikasi Data Kinerja Dan Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan
Merupakan proses validasi untuk memeriksa kebenaran dan akurasi dari suatu data, perhitungan, kegiatan/program maupun laporan pengelolaan lingkungan, serta menganalisa potensi kegiatan/program pengelolaan lingkungan baru yang dapat dilakukan.
Verifikasi Integrasi Data Kinerja Dan Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan
Merupakan proses validasi untuk memeriksa kebenaran dan akurasi dari suatu data, perhitungan, kegiatan/program maupun laporan pengelolaan lingkungan dengan mengkaji ruang lingkupnya prosesnya terhadap hasil kajian daur hidup suatu produk.
Merupakan sub divisi EDA bidang teknis dalam menganalisa, menghitung dan membandingkan data intensitas kinerja pengelolaan lingkungan antar industri sejenis/sesektor, serta menyusun grafik intensitas sumber daya lingkungan guna melihat peringkat terbaik suatu industri. Output dari sub divisi EBA adalah Laporan Benchmarking Kinerja dan Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan, Benchmarking Pusat Kinerja dan Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan dan Penyusunan Acuan Grafik PERDIRJEN Benchmark Sumber Daya Lingkungan.
Benchmarking Kinerja Dan Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan
Merupakan proses menganalisa dan menghitung hasil kinerja kegiatan pengelolaan lingkungan terhadap proses operasi/produksi suatu industri untuk mendapatkan intensitas kinerja yang kemudian dibandingkan dengan industri sesektor dan melihat peringkat terbaiknya. Peringkat benchmarking dilakukan dalam ruang lingkup skala Nasional berdasarkan data Peraturan Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, serta lingkup Asia dan Dunia berdasarkan data industri yang telah diterbitkan seperti Sustainability Report.
Benchmarking Pusat Kinerja Dan Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan
Merupakan proses menganalisa dan menghitung hasil kinerja kegiatan pengelolaan lingkungan terhadap proses operasi/produksi suatu industri secara terpusat dari berbagai anak Perusahaan untuk mendapatkan intensitas kinerja yang kemudian dibandingkan dengan industri sesektor dan melihat peringkat terbaiknya. Peringkat benchmarking dilakukan dalam ruang lingkup skala Nasional berdasarkan data Peraturan Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, serta lingkup Asia dan Dunia berdasarkan data industri yang telah diterbitkan seperti Sustainability Report.
Penyusunan Acuan Grafik PERDIRJEN Benchmark Sumber Daya Lingkungan
Merupakan proses pengolahan data intensitas dan pembentukan grafik intensitas sumber daya lingkungan sesektor berdasarkan ruang lingkup yang telah disepakati dalam forum lembaga asosiasi suatu sektor industri. Penyusunan Grafik PERDIRJEN Benchmark ditujukan untuk membantu lembaga asosiasi suatu sektor industri dalam mengajukan grafik intensitas sumber daya lingkungan sesektor sehingga dapat diterbitkan sebagai acuan Benchmarking tingkat Nasional yang dikeluarkan Sekretariat PROPER melalui Peraturan Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan.
Merupakan sub divisi EDA bidang teknis dalam menganalisa data kegiatan/program pengelolaan lingkungan suatu industri dan melakukan tagging kegiatan/program tersebut terhadap 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Output dari sub divisi ESA adalah Laporan Capaian SDGs Kinerja Dan Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan.
Capaian SDGs Kinerja Dan Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan
Merupakan proses menganalisa data kegiatan/program pengelolaan lingkungan suatu industri dan melakukan tagging metadata indikator SDGs dari kegiatan/program pengelolaan lingkungan terhadap capaian SDGs pemerintah berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Merupakan sub divisi EDA bidang teknis dalam menganalisa dan menghitung nilai emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan oleh suatu industri dari kegiatan pengelolaan limbah B3 dan limbah non B3 maupun transportasinya, serta mengkaji isu penting gas rumah kaca dan bursa karbon di Indonesia. Output dari sub divisi CMA adalah Laporan Kajian Inventarisasi GRK Limbah B3 dan Limbah Non B3.
Kajian Inventarisasi GRK Limbah B3 dan Limbah Non B3
Merupakan proses menganalisa, menghitung, dan mengevaluasi seberapa besar emisi GRK dari Limbah Non B3 dan Limbah B3, baik dominan dan non dominan yang dihasilkan suatu industri. Nilai emisi GRK juga dianalisa dan dihitung dari transportasi pengangkutan limbah B3 dan limbah Non B3 dalam industri maupun pihak ketiga yang mengelola. Perhitungan GRK yang dilakukan berdasarkan acuan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC).
Merupakan sub divisi EDA bidang monitoring teknis yang terdiri dari sekelompok orang yang bertanggungjawab dalam melakukan quality control terhadap dokumen yang dihasilkan oleh sub divisi EDAs, EBA, ESA dan CMA. Hal-hal yang diperhatikan dalam ERQC antara lain keakuratan, kebenaran, konsisten dan kelengkapan dari data dan laporan pengelolaan lingkungan.
Our Costumer 2023
- PT. PLN Indonesia Power Sektor Dalkit Keramasan PLTG-U Keramasan
- PT. PLN Nusantara Power Sektor Dalkit Keramasan PLTGU Indralaya
- PT Pertamina Patra Niaga – Regional Maluku Papua DPPU Pattimura
- PT Pertamina Patra Niaga – Regional Maluku Papua DPPU Sultan Baabullah
- PT PLN IP Borang
- PT. Polytama Propindo
- PT Pertamina Patra Niaga – Regional Kalimantan DPPU Sepinggan
- PT Pertamina Patra Niaga – Regional Jatimbalinus DPPU Juanda
- PT Pertamina Patra Niaga – Regional Jatimbalinus DPPU Ngurah Rai
- PT Pertamina Patra Niaga – Regional Sumbagut Integrated Terminal Teluk Kabung
- PT Pertamina Patra Niaga – Regional Sumbagut DPPU Minangkabau
- PT Petro Oxo Nusantara